Ditulis pada tanggal 28 Desember 2017, oleh Humas FISIP, pada kategori Berita, Kegiatan

UPN Yogyakarta

MALANG – Pada tanggal 28 Desember 2017, bertempat di ruang sidang lantai 6 Gedung A Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya (FISIP UB) kedatangan tamu Ketua Jurusan, Sekretaris dan Staf Tenaga Kependidikan dari Ilmu Hubungan Internasional FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta.

Menurut Dr. Muharjono, M.Si selaku Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, FISIP UPN, maksud kunjungan ke UPN “Veteran” Yogyakarta ke FISIP UB adalah untuk bersilaturahim, penjajagan kerjasama dan mempelajari tata kelola di bidang akademik dan pengelolaan keuangan.

Muharjono mengatakan bahwa setelah UPN beralih status kelembagaan dari PTS ke PTN, pihaknya dituntut untuk menyesuaikan dengan perubahan sistem manajemen pemerintahan yang menuntut azas akuntabilitas.

“Dengan beralihnya status UPN menjadi Perguruan Tinggi Negeri Satker, praktis Organisasi dan Tata Kelola, SDM, Keuangan, dan Aset atau Sarana dan Prasarana sangatlah berbeda dibandingkan ketika masih menjadi perguruan Tinggi Swasta (PTS). Setelah menjadi PTN semua bentuk kegiatan harus mengikuti Peraturan Pemerintah, sementara SDM yang dimiliki belum semuanya mengerti dan memahami hal tersebut sehingga perlu adanya pelatihan-pelatihan dan pembelajaran pada instansi yang terkait,” ujar Muharjono.

Muharjono juga menambahkan bahwa setiap penyelenggara Negara dituntut untuk mempertanggungjawabkan kinerja dari seluruh program/kegiatan atas penggunaan dana dan kewenangan yang diberikan. Sejalan dengan hal tersebut UPN “Veteran” Yogyakarta terus melakukan reformasi birokrasi dalam rangka menunjang kinerja organisasi agar semakin efektif dan akuntabel.

Sehubungan dengan hal tersebut, UPN melaksanakan kunjungan ke FISIP UB dengan upaya untuk menjalin kerjasama dan meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan kelembagaan pendidikan serta membangun sistem pengelolaan kelembagaan yang sehat sehingga diharapkan tercipta kemandirian yang dibarengi dengan transparansi dan akuntabilitas sistem, proses, dan prosedur pada semua unit kerja dalam rangka peningkatan kualitas dan relevansi secara berkelanjutan sekaligus citra positif Universitas kepada pemangku kepentingan. (Rama/ Humas FISIP)