Ditulis pada tanggal 17 Desember 2018, oleh Humas FISIP, pada kategori Berita, Kegiatan

Firstyarinda

Migrasi (Migratio) adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini disampaikan Firstyarinda Valentina Indraswari, S.Sos., M.Si, Dosen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB). Firstyarinda menambahkan bahwa migrasi terbagi menjadi 2 bagian. “Migrasi terbagi menjadi 2 yaitu migrasi sukarela dan migrasi terpaksa.

Contoh migrasi sukarela adalah mahasiswa yang harus menempun pendidikan di luar kota, sehingga dia harus tinggal di kota tempat perkuliahannya tersebut. Sementara itu, migrasi yang terpaksa adalah orang-orang yang harus pergi meninggalkan rumahnya karena ada suatu kejadian ataupun bencana,” ungkapnya.

Pemaparan tersebut disampaikan pada seminar “Global Migration Film Festival 2018” yang diadakan IOM (International Organization for Migration) bekerjasama dengan Laboratorium Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) pada 13 Desember 2018. Seminar tersebut dikemasi melalui nobar (nonton bareng) film “Journey to the Darkness dan the Rohiyangdan “Fremde dan A Thousand Girls Like Me” bertempat di Auditorium Nuswantara Gedung B lantai 7 FISIP UB.

Firstyarinda melanjutkan, “kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan bahwa migrasi sudah menjadi isu global, tidak bisa dihindari, serta menjadi hal yang sangat lumrah. Dengan nobar  film ini, diharapkan para penontonnya dapat mempelajari hal-hal dari sisi para migran dan tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh para migran”. (03/Fariza/Humas FISIP)