Ditulis pada tanggal 4 Desember 2018, oleh Humas FISIP, pada kategori Berita, Kegiatan

Sahabat Anak Kanker

Mahasiswa seharusnya menjadi agent of change dalam melahirkan perubahan-perubahan untuk bangsa Indonesia yang lebih baik. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa yang ada di bidang sosial,  mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) harus peka terhadap isu-isu sosial. Salah satunya adalah dengan cara menjadi relawan dalam gerakan sosial.

“Mahasiswa biasanya ikut gerakan sosial hanya karena program kerja atau tuntutan dari tugas, bukan dari hati untuk terjun ke lapangan,” ujar Shinta Suci Pratiwi (Ilmu Politik 2018) selaku volunteer Sahabat Anak Kanker yang mengungkapkan kegelisahannya melihat minimnya partisipasi mahasiswa pada gerakan sosial.

Sahabat Anak Kanker merupakan sebuah organisasi amal yang disediakan oleh Rumah Sakit Syaiful Anwar, Malang. Di Rumah Sakit ini ternyata telah disediakan ruangan khusus bagi anak-anak penderita kanker untuk bermain. Ruangan tersebut bertujuan memberikan mereka wadah untuk melupakan penyakit yang diderita. Shinta mengaku ingin menemani anak-anak penderita kanker untuk bisa meringankan beban mereka.

Shinta bercerita tentang awal keikutsertaannya menjadi volunteer Sahabat Anak Kanker. “Awalnya saya ikut volunteer yang dibuka oleh Badan Eksekutif Mahasiswa, Kementerian Sosial dan Masyarakat dengan program yang namanya ‘Yuk Main Yuk’,” jelas Shinta. Kemudian dia mengikuti volunteer tersebut dan datang langsung menuju Sahabat Anak Kanker pada tanggal 06 November 2018. (02/Fariza/Humas FISIP)