Ditulis pada tanggal 6 Agustus 2018, oleh Humas FISIP, pada kategori Berita, Kegiatan

Bu Pia dan Crew Kosmonita

Perkembangan teknologi yang pesat membuat kita dapat bertukar informasi dengan mudah kapan dan di mana saja. Namun kemudahan ini harus diiringi dengan kesadaran untuk menggunakan teknologi dengan bijak.

Salah satu insiden tidak mengenakkan baru saja dialami oleh salah satu dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya, Maulina Pia Wulandari, PhD. Dosen yang juga seorang Public Relation (PR) ini menjadi salah satu korban edit foto yang kemudian viral di dunia maya. Dalam siaran salah satu radio di Kota Malang, Pia mengungkapkan kronologi kejadian yang membuatnya naik darah tersebut.

“Waktu itu saya sedang menjadi juri dosen berprestasi di Universitas Brawijaya. Kemudian salah satu teman saya yang berprofesi sebagai dokter mengirim pesan singkat tentang sesuatu yang sedang viral di dunia maya. Awalnya saya berpikir mungkin tentang orang lain, tapi ternyata foto saya sendiri”, jelas Pia.

Suami Pia yang juga datang pada siaran saat itu juga mengaku kaget saat melihat foto istrinya tersebar di dunia maya. “Sedih juga sebagai seorang suami. Tapi saya harus tetap logis. Saya cari sumber-sumbernya, akhirnya ketemu”, ungkapnya.

Saat menjadi korban body shaming atau kasus bullying yang lain, Pia mengatakan bahwa kita harus tetap tenang. Meskipun menyiapkan siasat, kita tidak boleh terlihat panik. Karena menurutnya pembully akan terlihat senang kalau emosi kita terpancing. Pesan tersebut juga disampaikan Pia kepada buah hatinya, Keysia, yang saat ini berusia 13 tahun.

Pia menyayangkan kenyataan bahwa di Indonesia masih banyak kasus pencurian foto tanpa izin. Selain itu lelucon yang dilakukan di Indonesia masih banyak yang menyinggung bentuk tubuh. Sebenarnya tindakan itu tidak benar, tetapi karena beberapa public figure dan masyarakat banyak yang melakukan, maka hal itu dianggap wajar.

“Efek body shaming pasti ke psikologis. Bisa jadi malu, rendah diri, dan berkurangnya kepercayaan diri. Oleh karena itu mulai dari diri kita, stop dari sekarang!”, pesan Pia di akhir siaran. (Lita/Humas FISIP)