Ditulis pada tanggal 15 Mei 2018, oleh Humas FISIP, pada kategori Berita, Kegiatan, Pengumuman

Kondang Merak mini IMG_9366a

Ada yang berbeda di lantai 7 gedung B FISIP pada Selasa, 15 Mei 2018. Ada alat penangkap ikan, pasir pantai, serta berbagai foto dari Pantai Kondang Merak dan kehidupan sosialnya. Ternyata, itu adalah Exhibition Art karya dari tim Performance Research Jurusan Ilmu Komunikasi. Mereka adalah Axel (2014), Novaldy (2015), Ismi Rodiyah (2015), Rizky Dwi Amalia (2014). Exhibition itu menampilkan berbagai sisi dari Pantai Kondang Merak, sehingga pengunjung dapat merasa seolah-olah berada disana.

Selain exhibition art tersebut, di Auditorium Nuswantara diselenggarakan Talkshow bersama  Mas Andik (Founder of Sahabat Alam Indonesia), Mas Agus (Leader of East Java Ecotourism Forum), serta Mas Hari ketua AJI Malang (dari AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Malang). Tujuannya adalah untuk diskusi tentang pentingnya komunikasi pada konservasi lingkungan berbasis ekowisata di Pantai Kondang Merak, mengetahui peran jurnalisme dalam mengonservasi lingkungan, serta memberikan pencerdasan dan pemahaman terkait kondisi alam di wilayah Malang Selatan khususnya Pantai Kondang Merak dalam bentuk karya seni berupa puisi, lukisan, mural, dan ikonik dari Pantai Kondang Merak, serta foto.

Salah satu anggota tim research tersebut, Kiki, panggilan akrab Rizky Dwi Amalia, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan ingin mengajak teman- teman berkolaborasi dan menunjukkan bahwa di Malang ada isu lingkungan di Kondang Merak.

Tidak hanya itu, Sri Handayani, S.Pd., M.I.kom, menyampaikan apresisasinya atas apa yang telah dilakukan tim performance research. “Performance Research (PR) ini juga upaya dari jurusan, khususnya tim research kami untuk menstimuli kepekaan terhadap kondisi sosial yang ada,  sehingga dengan PR ini kawan-kawan tidak hanya  melakukan performance, tetapi performance yang dilandaskan oleh  sebuah riset”, ujar Sri. Sri juga berharap performance ini bisa dinikmati dan juga dapat dijadikan sebagai sarana untuk penyadaran bagi kelompok masyarakat khususnya kawan-kawan mahasiswa terkait permaslahan lingkungan. (Charisma/ Humas FISIP)