LAUNCHING PERDANA BUKU NEGERI YANG TERCABIK DARI NUSANTARA HINGGA ANDALUSIA

LAUNCHING BUKU Malang – Pada hari Minggu, 7 Januari 2018 telah dilaksanakan Launching perdana buku “Negeri Yang Tercabik – Dari Nusantara Hingga Andalusia” karya Akhmad Muwafik Saleh S.Sos., M.Si di Auditorium Nuswantara, Lt. 7 Gedung FISIP Unversitas Brawijaya. Acara dimulai pukul 09.00 dengan penayangan teaser video Negeri Yang Tercabik karya ARTi Design Company sekaligus berperan sebagai penyunting, desainer layout dan cover buku. Acara dilanjutkan dengan pembacaan tiga judul pusi andalan yaitu “Tuhanmu Telah Mati”, “Sama Saja” dan “Pluralisme Buta”. Akhmad Muwafik Saleh merupakan Wakil Dekan III FISIP Universitas Brawijaya, selain aktif sebagai pengajar, ia merupakan seorang Professional Trainer melatih berbagai lembaga pendidikan, pemerintahan dan perusahaan nasional di seluruh Indonesia. Ia juga merupakan Penulis aktif yang telah menulis beberapa buku, diantaranya Pubic Service Communication (2010), Bekerja dengan Hati Nurani (2009), Belajar Dengan Hati Nurani (2011), dan Membangun Karakter dengan Hati Nurani ketiga serial buku hati nurani tersebut menjadi buku Best Seller yang diterbitkan Penerbit PT. Erlangga Jakarta. Manajemen Training (2016) dan Buku Komunikasi dalam kepemimpinan Organisasi (2016), dua buku terakhir tersebut diterbitkan oleh UB Press. Dan telah di seminarkan dan dilatihkan di seluruh Indonesia. Awal tahun 2018 ini Muwafik meluncurkan buku kumpulan puisi. Menurut Muwafik, puisi dapat menumpahkan segala perasaan yang menggelayut dalam pikiran atas berbagai persoalan dan realitas yang sempat tertangkap oleh mata dan terbisikkan dalam telinga. Buku “Negeri yang Tercabik” ini merupakan ungkapan rasa atas segala yang yang terjadi di sekitar kita baik di Nusantara Indonesia hingga Andalusia Spanyol. Muwafik menulis segala realitas pemikiran, sosial, politik dan budaya. Sebuah realitas yang hidup secara dinamis dalam masyarakat berbangsa baik melalui berita yang berkembang maupun dari apa yang diamati dan rasakan selama dalam perjalanan ke berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu, Muwafik sempat melakukan perjalanan ke Spanyol. Dalam perjalanan menelusuri lorong-lorong sejarah di Spanyol, ia mencoba menggambarkan realitas dan lintasan sejarah untuk dijadikan pelajaran bagi generasi selanjutnya tentang kejayaan dan kehancuran. Indonesia dapat belajar dari pengalaman kaum muslimin di Andalusia dalam kurun abad ketujuh hingga abad ke empat belas itu, bahwa kejayaan dapat diraih melalui ketaatan dan kebersamaan sementara kehancuran disebabkan penentangan kepada Sang Pencipta dan pertikaian. Muwafik berharap agar peristiwa dari nusantara hingga Andalusia ini dapat diambil sebagai pelajaran dari perjalanan umat manusia yang selalu dinamis. Semoga Nusantara Indonesia serta negeri-negeri kaum muslimin lainnya tidak menjadi tercabik. (Khoirunnisa/Humas FISIP)

Export date : Thu, 13 Dec 2018 11:58:38
Exported from [ http://fisip.ub.ac.id/berita/launching-perdana-buku-negeri-yang-tercabik-dari-nusantara-hingga-andalusia.html ]