Laboratorium Prodi HI FISIP UB Putar Film Untuk Sebarkan Edukasi Mengenai Isu Migrasi

Masalah keimigrasian merupakan isu yang terus menjadi salah satu fokus dalam isu-isu internasional karena dampak dan pihak-pihak yang terkait dalam isu tersebut tidak hanya individu yang melakukan migrasi namun juga negara asal, negara transit, negara tujuan dan badan-badan yang memfasilitasi perpindahan tersebut. Laboratorium Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) membahas hal tersebut melalui kerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) untuk melakukan pemutaran tiga film mengenai isu migrasi yakni #387, One Way Ticket, dan Just Another Memory yang dilaksanakan di Auditorium Nuswantara pada hari Kamis, 5 Desember 2019.

Film-film tersebut membahas isu keimigrasian dari sisi yang berbeda. One Way Ticket mengikuti perjuangan keluarga pengungsi yang berasal dari Republik Demokratis Kongo menuju ke Amerika Serikat dan bagaimana keluarga tersebut dibantu oleh para pekerja IOM dan organisasi setempat di Amerika Serikat untuk menyesuaikan diri dan mencari pekerjaan di Amerika Serikat. Sedangkan film Just Another Memory menceritakan seorang wanita yang berasal dari Yaman dan bagaimana ia melihat perjuangan keluarganya akibat perang saudara yang sudah terjadi sejak tahun 2015.

Setelah ketiga film tersebut diputar kemudian dilakukan sesi tanya jawab dengan Vadli Novadli dari IOM Surabaya dan Firstyarinda Valentina Indraswari, S.Sos., M.Si. dari Program Studi Hubungan Internasional FISIP UB. “Konflik membuat seseorang merasa tidak aman sehingga mereka akan berusaha melakukan cara apapun demi kabur dari keadaan tersebut baik secara legal maupun ilegal”, ujar Rinda. Karena itu masalah migran merupakan isu yang penting untuk dipelajari di Program Studi Hubungan Internasional karena keterkaitan antara isu imigrasi dan konflik merupakan isu yang saling berkaitan. (09/Rama/Humas FISIP)